Senin, 09 Oktober 2017

Tugas Magang 2017



Tugas kelompok

Membuat mini buletin dengan rubrik
- Cover
- ‎Profil tokoh (bebas boleh siapa saja)
- ‎Artikel bebas
- ‎Fakta dan mitos / hiburan
Dengan format :
- Dicetak berwarna dengan kertas HVS ukuran A5
- ‎Pada tiap rubrik dituliskan siapa yang bertugas (misal reporter si A, editor si B)

Tugas individu

1. Menulis esai berupa deskripsi gambar yang sudah di post di blog hmpd semaku dengan format :
- Gambar
- Identitas (Nama, angkatan)
- ‎judul
- ‎isi

Ketentuan penulisan :
- Judul : Font calibri, ukuran 14, align center
- ‎Identitas dan isi : font calibri, ukuran 12, justify
- ‎ukuran kertas a4, margin 4,4,3,3
- ‎Gambar in line with text
- ‎minimal 300 kata
- ‎Menggunakan bahasa, ejaan, dan tanda baca yang baik dan benar
- ‎file disimpan dalam bentuk .doc dengan identitas_kelompokmagang

2. Mencari 5 orang untuk follow sosial media hmpd semaku (ig, oa) lalu mintakan buktinya berupa screenshot.

Tugas individu dikumpulkan ke email usemaku@gmail.com dalam bentuk .zip dan subjek Magang_Infokom2017
    

Senin, 29 Mei 2017

Hari Lanjut Usia Nasional 2017


Setiap orang pasti akan berada pada usia lanjut, hal ini tidak dapat dihindari karena merupakan suatu proses alamiah dari tubuh manusia. Orang-orang dengan Usia lanjut atau yang sering kita kenal dengan Para Lanjut Usia memiliki kontribusi yang sangat besar dalam pencapaian kesejahteraan dan pembangunan bangsa di seluruh dunia. Menurut WHO, di kawasan Asia Tenggara populasi Lansia sebesar 8% atau sekitar 142 juta jiwa. Pada tahun 2050 diperkirakan populasi Lansia meningkat 3 kali lipat dari tahun ini. Pada tahun 2000 jumlah Lansia sekitar 5,300,000 (7,4%) dari total populasi. Sedangkan di Indonesia sendiri pada tahun 2020 diperkirakan jumlah Lansia sekitar 80.000.000.

Menurut Undang-Undang No. 13 tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lansia, Lansia adalah orang yang telah berusia 60 tahun ke atas.  Sebagai wujud dari penghargaan terhadap orang lanjut usia, pemerintah membentuk Komnas Lansia (Komisi Nasional Perlindungan Penduduk Lanjut Usia), dan merancang Rencana Aksi Nasional Lanjut Usia di bawah koordinasi kantor Menko Kesra. Komnas Lansia dibentuk berdasarkan Keppres Nomor 52 tahun 2004 dan bertugas sebagai koordinator usaha peningkatan kesejahteraan sosial orang lanjut usia di Indonesia. Lanjut Usia dengan kapasitasnya sebagai penduduk senior memiliki kebijakan, kearifan serta pengalaman berharga yang dapat dijadikan teladan bagi generasi penerus dalam menentukan arah kehidupan pembangunan nasional dimasa mendatang (Kemsos, 2017). Maka dari itu dalam membangun sistem kehidupan berbangsa dan bernegara, bangsa Indonesia selalu berlandaskan pada ikatan kekeluargaan yang sesuai dengan nilai-nilai luhur keagamaan dan budaya, menghargai peran serta kedudukan lanjut usia dalam keluarga maupun masyarakat. Menurut Kementerian Sosial pada tahun 2017 Undang-Undang No.13 tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia mengamanatkan bahwa program atau kegiatan pembangunan kesejahteraan sosial harus berorientasi pada peningkatan kesejahteraan sosial lanjut usia, karena lanjut usia memiliki pengalaman, keahlian dan kearifan untuk berperan serta dalam pembangunan nasional. Salah satu implementasi pembangunan kesejahteraan sosial berorientasi terhadap kesejahteraan lanjut usia adalah dengan menetapkan dan memperingati Hari Lanjut Usia Nasional. Penetapan dan peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) di Indonesia diperingati setiap tanggal 29 Mei. Penetapan tanggal tersebut adalah untuk mengingatkan nilai historis dan strategis karena pada tanggal 29 Mei 1945 dilaksanakan sidang I BPUPKI yang dipimpin oleh Dr. Radjiman Widyodiningrat anggota paling sepuh (tertua), yang dengan kearifannya mencetuskan gagasan perlunya dasar filosofis negara Indonesia. Pelaksanaan peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) diharapkan dapat dilaksanakan oleh semua masyarakat di Indonesia terutama ditingkat propinsi dengan terpadu, terarah, dan berhasil guna mencapai masyarakat Indonesia yang makmur juga sejahtera sesuai dengan sila ke-4 dan 5 Pancasila. Hidup Indonesia!


    

Jumat, 03 Maret 2017

Telinga Sehat Hidup Lebih Bahagia




Mata adalah jendela untuk kita melihat dunia, tetapi pendengaran membantu kita untuk merasakan dunia. Saat pendengaran kita memburuk, hidup kita pun akan terasa demikian. Ketika seseorang mengalami gangguan pendengaran maka rangsangan yang diterima oleh telinga juga akan  berkurang  seiring waktu akan mempengaruhi kemampuan otak dalam memproses suara dan mengenali percakapan. Bahkan kita dapat kehilangan pendengaran seutuhnya atau tidak mendengar sama sekali, hal itu dapat membuat  ketajaman jiwa dan kemampuan komunikasi memburuk. Pendengaran tidak hanya mempengaruhi kemampuan komunikasi tetapi juga kemampuan kognitif karena mendengar dapat menyerap 20% informasi, angka ini lebih besar dibandingkan dengan membaca yang hanya menyerap 10% informasi.

Ternyata suara yang dapat kita dengar tidak hanya sekedar suara yang masuk melalui telinga dan dapat kita dengar. Tetapi suara yang dapat kita dengar memiliki proses panjang agar dapat kita dengar. Telinga itu sendiri memiliki tiga bagian utama dan memiliki fungsi masing-masing. Telinga bagian luar yang terdiri dari daun telinga dan liang teinga yang berfungsi untuk menangkap suara di sekitar. Setelah suara ditangkap suara akan disalurkan melalui liang telinga. Pada bagian ini, suara diubah menjadi getaran dan yang akan disalurkan ke tulang-tulang pendengaran dengan bantuan gendang telinga. Saat telah menjadi getaran suara tulang-tulang pendengaran akan membuat suara masuk ke telinga bagian dalam. Setelah berada di telinga dalam getaran suara itu akan masuk ke dalam koklea atau rumah siput yang berisi cairan dan terdapat rabut halus di dalamnya. Getaran yang di buat oleh koklea akan menyampaikan sinyal ke otak sebagai suara yang dapat kita dengar. Selain sebagai alat pendengaran, telinga juga merupakan organ keseimbangan. Telinga berfungsi mengatur dan menjaga kesimbangan tubuh karena organ ini berhubungan dengan saraf di otak yaitu Nervus ke VIII yang berfungsi untuk mengatur keseimbangan dan mendengar. 

Menurut WHO hingga tahun 2015, diperkirakan sebanyak 360 juta (5,3%) orang di dunia mengalami gangguan pendengaran, 328 juta (91%) diantaranya adalah orang dewasa, serta 32 juta (9%) lainnya anak-anak. Prevalensi gangguan pendengaran ini meningkat seiring bertambahnya usia. Begitu banyak penyebab gangguan pendengaran ini seperti, paparan bising, infeksi, dan sumbatan kotoran telinga.

Begitu pentingnya telinga bagi manusia. Maka kita harus tetap menjaga kesehatan organ pendengaran kita. Terapkan pola hidup bersih dan sehat, hindari kebisingan serta lakukan pemeriksaan atau deteksi dini adanya ganguan pendengaran. Karena telinga yang sehat berawal dari telinga yang bersih dan pendengaran yang baik adalah pendengaran yang sehat dan berawal dari telinga yang sehat. Pendengaran yang sehat akan meningkatkan kualitas hidup agar mencapai kebahagiaan.
    

Jumat, 10 Februari 2017

Data Kelompok Peserta dan Tata Tertib Peserta Tour De FKIK "CHLAMYDIA" 2017


Assalamu'alaikum Wr.Wb.

Gimana kabar kalian semua sehat kan?
Udah tidak sabar ya menunggu Minggu, 12 Februari 2017? Panitia juga udah tidak sabar lho :)
Ada sedikit pengumuman nih untuk kalian semua peserta Tour De FKIK 2017.


KELOMPOK TUTORIAL
Jadi seluruh peserta akan dibagi menjadi beberapa kelompok selama kegiatan tutorial berlangsung,. Adapun daftar kelompok peserta dapat dilihat pada file yang tertera pada link di bawah ini. Pastikan namamu tertera dalam data tersebut ya.

CLICK: http://bit.ly/KelompokTDF




PERATURAN DAN TATA TERTIB PESERTA TOUR DE FKIK 9th 2017

1. Peserta datang pukul 6.30 untuk melakukan registrasi di lobby C Gedung Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
2. Peserta wajib mengikuti seluruh rangkaian kegiatan TDF dengan tertib sampai akhir acara.
3. Peserta wajib menjaga sikap dan sopan santun terhadap seluruh civitas akademika UMY, pemateri, panitia, dan sesama peserta lainnya.
4. Peserta wajib melakukan 5S terhadap seluruh civitas akademika UMY, pemateri, panitia, dan sesama peserta lainnya.
5. Peserta membawa perlengkapan alat sholat masing-masing khususnya untuk putri membawa mukena.
6. Peserta wajib membawa buku catatan dan alat tulis
7. Peserta wajibmembawa kartu pelajar atau kartu identitas lainnya(KTP/SIM/PASPOR).
8. Peserta membawa obat-obatan pribadi.
9. Peserta mengenakan pakaian:
     - Bagi peserta yang masih duduk di bangku SMA mengenakan seragam OSIS (putih abu abu), tetapi bagi peserta yang di SMA tidak memiliki seragam OSIS maka mengenakan seragam yang ada di SMA
     - bagi peserta yang merupakan alumni SMA, mengenakan bawahan celana panjang kain non jeans dengan atasan berkerah bagi laki, sedangkan perempuan memakai bawahan rok dan atasan bukan kaos
    - peserta wajib mengenakan pakaian dengan rapi dan sopan
    - peserta wajib mengenakan sepatu
10. Peserta dilarang mencuri, merampok, melakukan tindakan asusila, kekerasan, dan tindakan kriminal lainnya kepada siapapun.
11. Peserta dilarang membawa dan menggunakan benda tajam dalam bentuk apapun, narkoba, minuman keras, rokok, dan barang-barang yang tidak berhubungan dengan TDF 2017.
12. Peserta wajib menjaga kebersihan,ketertiban dan keamanan lingkungan selama acara TDF 2017 berlangsung.
13. Peserta diharapkan memperhatikan jadwal kegiatan beserta estimasi waktunya,  agar acara dapat berjalan tepat waktu.
14. Peserta wajib menaati peraturan dan tata tertib yang telah dibuat,  bagi peserta yang melanggar akan dikenakan sanksi sesuai dengan bentuk pelanggaran yang telah dilakukan.





PERATURAN KHUSUS LABORATORIUM

1. Peserta wajib menjaga keamanan dan ketertoban saat Tour De FKIK sedang berlangsung.
2. Peserta dilarang menyentuh dan menggunakan peralatan praktikum yang ada di laboratorium,  ruang tutorial,  dan ruang skills lab FKIK UMY tanpa seijin panitia.
3. Peserta dilarang merusakkan fasilitas yang ada di FKIK UMY.
4. Peserta dilarang merusakkan preparat dan alat di laboratorium yang ada.
5. Peserta diwajibkan menjaga adab dan tidak melecehkan saat bertemu dengan guru besar FKIK UMY
6. Peserta dilarang mengoperasikan Handphone saat acara Tour De FKIK berlangsung.
7. Peserta dilarang mengambil gambar dan video pada saat TDF berlangsung di ruang skills lab,  laboratorium,  mini hospital dan ruang tutorial.
8. Peserta wajib menjaga kekondusifan saat berada di laboratorium, skills lab dan mini hospital saat Tour De FKIK berlangsung
9. Peserta dilarang mencuri dalam bentuk apapun di lingkungan UMY
10. Untuk perizinan ke kamar mandi maksimal 3 orang dan bergantian
11. Saat peserta ingin izin keluar maka wajib meminta izin kepada panitia
12. Peserta dilarang meninggalkan acara TDF kecuali dengan alasan :
   -sakit keras
   -keluarga ada yang meninggal
   -acara telah usai

SANKSI :
  1. Dapat berupa peringatan secara lisan
  2. Menyita barang yang diketahui melanggar peraturan TDF 2017
  3. Tidak boleh mengikuti rangkain acara TDF berikutnya


Pastikan seluruh peserta memahami tata tertib tersebut ya
Supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan :)
Semangat Tour De FKIK #9 2017!

Wassalamu'alaikum Wr.Wb.
    

Sabtu, 04 Februari 2017

Kanker Semakin Mengancam, Waspadalah!

Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah penduduk terbanyak didunia. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan berdasarkan data Susenas 2014 dan 2015, jumlah penduduk Indonesia mencapai 254.900.000 jiwa. Angka tersebut tentu bukan angka sembarangan dan bahkan menjadi tantangan bagi kita mengingat negara kita mempunyai visi untuk mewujudkan Indonesia sehat 2020. Berbicara tentang hal kesehatan, dewasa ini di Indonesia terdapat beberapa masalah kesehatan penduduk yang masih perlu mendapat perhatian secara sungguh-sungguh dari semua pihak, antara lain yaitu tingginya penderita penyakit kanker.

Menurut data Riskesdas 2013, pravelensi penyakit kanker di Indonesia secara keseluruhan mencapai 330.000 orang atau jika diprosentasekan menjadi 1,4%. Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi tempat dengan jumlah prosentase penderita penyakit kanker terbesar di Indonesia, yakni 0,41%.
Kemudian diikuti dengan provinsi Jawa Tengah (0,21%), Bali (0,2%), serta DKI Jakarta dan Bengkulu dengan masing masing prosentase 0.19%. Balitbang Kemenkes juga merilis data yang tak jauh berbeda angkanya. Di tahun 2013, Balitbang Kemenkes memperkirakan jumlah penderita penyakit kanker di Indonesia mencapai 347.792 orang.

Tidak hanya di Indonesia, Penyakit kanker ternyata juga merupakan salah satu penyebab kematian utama di seluruh dunia. Pada tahun 2012, sekitar 8,2 juta kematian disebabkan oleh penyakit kanker. Lebih dari 30% dari kematian akibat penyakit kanker disebabkan oleh lima faktor risiko perilaku dan pola makan, yaitu: (1) Indeks massa tubuh tinggi, (2) Kurang konsumsi buah dan sayur, (3) Kurang aktivitas fisik, (4) Penggunaan rokok, dan (5) Konsumsi alkohol berlebihan.

Menurut Trachootham, 2006, penyakit kanker biasanya mucul dengan karakteristik adanya gangguan atau kegagalan mekanisme pengaturan multiplikasi pada organisme multiseluler sehingga terjadi perubahan perilaku sel yang tidak terkontrol. Perubahan tersebut disebabkan adanya perubahan atau transformasi genetik, terutama pada gen-gen yang mengatur pertumbuhan, yaitu protoonkogen dan gen penekan tumor.

Sel-sel yang mengalami transformasi terus-menerus berproliferasi dan menekan pertumbuhan sel normal.
Penyakit kanker juga ditandai dengan adanya sel/jaringan abnormal yang bersifat ganas, tumbuh cepat tidak terkendali serta dapat menyebar ke tempat lain dalam tubuh penderita sehingga merusak fungsi jaringan tersebut. Penyebaran (metastasis) sel kanker dapat melalui pembuluh darah maupun pembuluh getah bening. Sel penyakit kanker dapat berasal dari semua unsur yang membentuk suatu organ, dalam perjalanan selanjutnya tumbuh dan menggandakan diri sehingga membentuk massa tumor.

Sebenarnya, penyakit kanker dapat dicegah dengan menghindari penyebab dan faktor risiko serta berperilaku hidup sehat. Cara hidup sehat yang dapat menurunkan risiko kanker diantaranya adalah mengurangi makan makanan berlemak, diet seimbang dan olahraga teratur, mengurangi makan makanan yang diawetkan, membatasi minum minuman mengandung alkohol, lebih banyak makan makanan berserat, lebih banyak makan makanan yang segar, hindari kebiasaan merokok, olahraga teratur (4x/minggu, 30-60 menit), upayakan hindari stres dengan bersantai bersama keluarga dan melakukan hobi. Selain itu, penyakit kanker juga dapat dicegah dengan periksakan kesehatan secara teratur, diantaranya vaksinasi (vaksinasi untuk Hepatitis dan HPV), deteksi dini kanker, serta ketrampilan untuk memeriksa diri sendiri seperti: SADARI (Periksa Payudara Sendiri). Penyakit kanker akan mudah diobati jika ditemukan dalam stadium dini sehingga harus dicegah sebagai upaya agar tidak masuk ke dalam fase lanjut yang lebih parah dan membutuhkan perwatan yang lebih sulit. Ingat, mencegah lebih baik daripada mengobati.

    

Rabu, 25 Januari 2017

Polemik Status Gizi Buruk di Indonesia

Gizi merupakan suatu hal yang penting dalam menjaga keberlangsungan hidup generasi suatu bangsa. Dimana faktor penentu baik buruknya berasal dari berbagai sektor yang ada. Mulai dari pelayanan kesehatan, keseimbangan ekonomi, politik dan sosial termasuk di dalamnya bencana alam.

Status Gizi suatu bangsa dapat dinilai salah satunya dari angka IPM (Indeks Pembangunan Manusia). Di indonesia sendiri pada tahun 2003 berada pada urutan ke 112 dari 174 negara dan pada tahun 2015 ini menduduki posisi 110 dari 187 negara. Dari hasil ini dapat kita lihat bersama bahwa telah terjadi peningkatan Indeks Pembangunan Manusia di Indonesia meskipun tidak begitu drastis. Namun jika pemerintah terus mempertahankan dan meningkatkan kualitas dari masyarakatnya dengan menurunkan kesenjangan antar daerah mulai dari sektor ekonomi melalui pembangunan, pelayanan kesehatan dan pendidikan maka angka IPM-nya dapat terus melaju pesat.

Sebagai contoh jika ekonomi suatu daerah membaik dengan pembagunan yang stategis maka hal ini akan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar sehingga dapat menurunkan angka pengangguran dan kemiskinan sekaligus. Jika hal ini tertangani maka asupan/ketersediaan makanan utuk setiap rumah penduduk dapat berkecukupan. Jika ketiga hal ini telah tercapai namun tidak di sertai dengan pendidikan dalam hal ini pengetahuan yang baik terkait pengolahan makanan dan pelayanan kesehatan dalam hal ini pemeliharaan kesehatan maka sesungguhnya perbaikan status gizi masyarakat tidak akan tercapai.

Mengingat penyebab gizi kurang terdiri atas penyebab langsung dan tidak langsung. Penyebab langsung gizi kurang adalah makanan tidak seimbang, baik jumlah dan mutu asupan gizinya, di samping itu asupan zat gizi tidak dapat dimanfaatkan oleh tubuh secara optimal karena adanya gangguan penyerapan akibat adanya penyakit infeksi. Penyebab tidak langsung adalah kurang baiknya pola pengasuhan anak terutama dalam pola pemberian makan pada balita, kurang memadainya sanitasi dan kesehatan lingkungan serta kurang baiknya pelayanan kesehatan.

Maka dari itu sangat di perlukan adanya konsistensi pemerintah dalam hal meningkatkan mutu layanan kesehatan di tingkat layanan primer yang disertai dengan peningkatan promosi kesehatan di tiap-tiap rumah penduduk di berbagai daerah. Perlu kita ketahui bersama bahwa makna promosi kesehatan menurut Green (1984) promosi kesehatan adalah segala bentuk kombinasi pendidikan kesehatan dan intervensi yang terkait dengan ekonomi, politik dan organisasi, yang dirancang untuk memudahkan perubahan perilaku dan lingkungan yang kondusif bagi kesehatan.

Lebih sederhananya lagi bahwa Promosi Kesehatan adalah upaya perubahan/perbaikan perilaku di bidang kesehatan disertai dengan upaya mempengaruhi lingkungan atau hal-hal lain yang sangat berpengaruh terhadap perbaikan perilaku dan kualitas kesehatan, serta peningkatan peran kemitraan yang dilandasi oleh kesamaan (equity), keterbukaan (transparancy) dan saling memberi manfaat (mutual benefit). Kemitraan ini dikembangkan antara pemerintah dengan masyarakat termasuk swasta dan Lembaga Swadaya Masyarakat, juga secara lintas program dan lintas sektor.

Jika penatalaksanaan mulai sektor ekonomi hingga peromosi kesehatan ini berlangsung di berbagai daerah yang ada di Indonesia maka permasalahan menganai Gizi Buruk, AKI (angka Kematian Ibu) dan AKB (angka Kematian bayi) dapat menurun.

Namun permasalahan lain yang saat ini timbul menurut dr. Oryzati Hilman,MS.c,CMFM,Ph.D selaku Pakar Nasional Ilmu Kedokteran Keluarga sekaligus dosen tetap Universitas Muhammadiyah Yogyakarta mengatakan bahwa “AKB (angka kematian bayi) dan AKI (angka kematian Ibu) masih menunjukkan jumlah yang tinggi meskipun terjadi peningktan jumlah spesialist obsgyn di Indoesia. Hal ini di sebabkan pemerintah yang dulunya masih fokus pada layanan sekunder”.

Maka dari itu menurut dokter yang sering di sapa dr. Icha ini sudah saatnya indonesia melakukan pembaharuan dalam hal layanan kesehatan, yang mana layanan kesehatan yang di idam-idamkan adalah perbaikan kualitas dari layanan primer melalu program DLP (dokter Layanan Primer) yang sedang di rintis oleh pemerintah saat ini. Yang mana kompetensinya dianggap jauh lebih mampu mengatasi permasalahn-permasalahan kesehatan yang ada di komunitas. Semoga saja program ini dapat segera terealisasi dan memberi manfaat yang besar dalam pelayanan kesehatan yang ada di Indonesia.

Dari semua yang telah saya paparkan ini menunjukkan bahwa permasalahn gizi di Indonesia merupakan suatu hal yang kompleks dan tidak bisa membaik tanpa adanya kontribusi dari berbagai element masyarakat. Sebagai Mahasiswa Kedokteran saya hanya ingin berpesan bahwa Satu hal yang perlu di pupuk di dalam hati nurani kita mulai hari ini hingga nanti adalah “Pasien sehat, dokter bahagia”.

Mengapa demikian?, karena salah satu yang menyebabkan penurunan indeks kesehatan masyarakat adalah dokter-dokter yang lebih fokus terhadap kepentingannya sendiri, yang tiada henti mempertebal kantongnya sendiri, yang merasa bahagia di saat kliniknya ramai akan pasien-pasien yang kesakitan. Inilah salah satu contoh dokter-dokter yang pastinya akan menolak jika ditempatkan di desa atau daerah-daerah perifer Indonesia, padahal sesungguhnya pekerjaan dokter  tak lain hanyalah tentang sebuah pengabdian.

    

Selasa, 03 Januari 2017

Tour De FKIK 2017 CHLAMYDIA



Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Hai teman-teman semua! Apa kabar kalian para penerus generasi bangsa?
Semoga Allah selalu memberikan nikmat sehat dan ridha-Nya kepada kita semua.

Alhamdulillah, di tahun 2017 ini, HMPD (Himpunan Mahasiswa Pendidikan Dokter) Semaku UMY kembali mengadakan sebuah acara yang tentunya sangat menarik bagi kalian calon mahasiswa kedokteran dan ilmu kesehatan. Tour De FKIK 2017 “CHLAMYDIA”!

Apa sih itu Tour De FKIK?
Tour De FKIK, biasa disebut TDF, merupakan sebuah acara yang dipersembahkan oleh HMPD Semaku tiap tahunnya kepada seluruh siswa-siswi SMA kelas 10, kelas 11, kelas 12 dan alumni yang ingin merasakan pahit manisnya perkuliahan di Kedokteran dan Ilmu Kesehatan. Dalam acara ini, para peserta akan diajak untuk menjadi mahasiswa kedokteran dan ilmu kesehatan dalam satu hari dari pagi hingga sore. Peserta akan menjalani kuliah umum, tutorial, skills lab, tour dan belajar langsung di laboratorium anatomi, histologi, dll. Tahukah kalian? TDF tahun ini merupakan TDF yang ke-9! Mengejutkan bukan? Bertahun-tahun acara ini sudah berhasil digelar, jadi tidak diragukan lagi bagaimana keseruan TDF beserta seluruh ilmu dan manfaat di dalamnya.

CHLAMYDIA? Apakah itu?
Jadi, setiap tahunnya TDF memiliki temanya sendiri-sendiri. Dan pada tahun 2017 ini, tema yang akan diusung yaitu:

CHLAMYDIA!
Come, Learn, and Move to Save Young Generation From Sexually Transmitted Diseases!

Untuk sekedar informasi, tema ini merupakan tema yang spesial untuk kalian semua.
Mengapa? Tema ini relevan dengan kondisi remaja saat ini yang rentan dengan pergaulan bebas khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta. Percaya atau tidak, Dinas Kesehatan DIY mencatat mirisnya data kehamilan remaja. Sepanjang 2015, terdapat 1078 remaja usia sekolah di Yogyakarta sudah pernah melakukan persalinan dan 976 diantaranya hamil di luar nikah. Angka merata mulai dari Bantul 276 kasus, Kota Yogya 228 kasus, Sleman 219 kasus, Gunungkidul 148 kasus, dan Kulonprogo 105 kasus. Dengan realita ini, bukankah sudah seharusnya bagi kita, generasi emas bangsa, untuk memahami, merenungi, dan memberikan aksi nyata terkait masalah tersebut? Secuil ketidaktahuan dan ketidakpedulian mungkin akan menciptakan masalah besar bagi diri kita sendiri, keluarga, bahkan bangsa Indonesia.

Kapan sih? Dimana?
Tour De FKIK 2017 “CHLAMYDIA” akan diadakan pada tanggal 12 Februari 2017. Bertempat di Gedung Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UMY. Acara akan dimulai pada pai hari pukul 07.00 hingga sore hari pukul 17.00. Jadi, persiapkan mental dan tenaga terkuatmu untuk acara ini ya! Jaga selalu kesehatan karena kesehatan merupakan nikmat Allah yang tidak ada bandingannya.

Berapa HTM nya?
Kalian dapat mengikuti seluruh rangkaian acara Tour De FKIK hanya dengan membayar HTM 75k untuk early registration ( 5 – 31 Januari 2017 ) dan 85k untuk late registration ( 1 – 5 Februari2017). Tidak sedikit ya? Upsss tenang, dengan HTM tersebut kalian akan mendapatkan seminar kit, sertifikat, merchandise, snack dan makan siang. Insyaallah, kalian juga akan mendapatkan teman-teman, ilmu, serta pengalaman baru belajar di Kedokteran Umum, Kedokteran Gigi, Farmasi, dan Ilmu Keperawatan yang tentunya akan bermanfaat di kemudian hari. Jadi, jangan pernah ragu untuk mengawali sebuah keberhasilan!




Untuk alur pendaftarannya dapat dilihat dibawah ini:


A.      Offline
Teknis 1
1. Panitia akan melakukan publikasi ke sekolah-sekolah.
2. Calon peserta akan dibagikan Formulir Pendaftaran.
3. Calon peserta mengisi Formulir Pendaftaran lalu mengumpulkannya kembali ke panitia.
4. Peserta dapat langsung membayar lunas di tempat atau metransfer biaya pendaftaran ke rekening yang telah ditentukan 
(BNI a.n Noor Aulia Fajriyati 0455206888)
5. Jika peserta telah mentransfer biaya pendaftaran maka peserta dimohon segera menghubungi Contact Person yang tertera dan mengirim bukti transfer berupa foto struk pembayaran ke tourdefkik2017@gmail.com

Teknis 2
1.    Calon peserta dapat melakukan pendaftaran di FKIK UMY.
2.   Sebelum melakukan pendaftaran, calon peserta harus menghubungi Contact Person untuk detail lokasi.
3.    Calon peserta bertemu panitia di lobby C FKIK UMY.
4.    Calon peserta mengisi dan mengembalikan formulir ke panitia.
5.    Peserta dapat langsung membayar lunas di tempat atau metransfer biaya pendaftaran ke rekening yang telah ditentukan.
(BNI a.n Noor Aulia Fajriyati 0455206888)
6.  Jika peserta telah mentransfer biaya pendaftaran maka peserta dimohon segera menghubungi Contact Person yang tertera dan mengirim bukti transfer berupa foto struk pembayaran ke tourdefkik2017@gmail.com.

B.      Online
1. Calon Peserta mengisi formulir online ( bit.ly/formtdf17
2. Calon Peserta mentransfer biaya pendaftaran ke rekening yang telah ditentukan.
(BNI a.n Noor Aulia Fajriyati 0455206888)
3. Jika peserta telah mentransfer biaya pendaftaran maka peserta dimohon segera menghubungi Contact Person yang tertera dan mengirim bukti transfer ke tourdefkik2017@gmail.com



Untuk info lebih lanjut maupun berbagai macam pertanyaan terkait Tour De FKIK 2017, kalian dapat tanyakan langsung akun di bawah ini:

Line : @rzk7020r
Twitter: @tourdefkik
IG: @hmpdsemaku
Fb : Hmpdsemaku

Contact Person:
Ulfa (085640169896)
Arkan (087734172844)



Untuk yang penasaran dengan serunya TDF tahun lalu 2016, kami ada beberapa foto dokumentasi untuk kalian:

 
Kuliah umum oleh dokter pemateri di Amphitheater

Kegiatan praktikum laboratorium anatomi

Kegiatan praktikum di laboratorium histologi





Peserta yang sedang asyik berpose di photobooth




Jadi bagaimana teman-teman?
Penasaran gimana rasanya jadi mahasiswa kedokteran?
Pingin ngrasain praktikum di laboratorium anatomi dengan cadaver asli?
Tertarik ingin meracik obat di laboratorium farmakologi?
Ingin tau segala hal tentang gigi? Tentang keperawatan?

Segera daftarkan diri kalian, kuota terbatas!
Kami tunggu partisipasi aktif kalian J

Wassalamu’alaikum Wr.Wb.




#TDF_CHLAMYDIA2017
#SemakuDiHatiku

-Your life is not only yours-