Kamis, 21 November 2013

Discover a Great Relation with Journalistic

Ayo Ikuti Progam kerja Bersama seluruh HMJ FKIK UMY (HMPD "SEMAKU",HMKG, HIMFA, HIMIKA)  dan BEM FKIK UMY (MPTI) Pendaftaran diundur hingga 29 November 2013

Ingin menjadi seorang jurnalis tetapi juga ingin menjadi petugas tenaga kesehatan?? Mau tahu hubungannya jurnalis dengan dunia tenaga kesehatan?? Ayo ikuti seminar jurnalistik Diagnostic (Discover a Great Relation with Journalistic) kalian bakalan tahu hubungan yang kita dapatkan dari pelatihan jurnalistik ini untuk keahlian kita nantinya menjadi seorang petugas tenaga kesehatan, nantinya juga akan ada pelatihan yang dapat menambah wawasan kita menjadi seorang jurnalis, pastinya akan sangat menarik bukan?? Ayo secepatnya ikut, jangan sampai ketinggalan, Pendaftaran Terbatas!!!
    

Jumat, 08 November 2013

Jumat, 01 November 2013

DOKTER MENJADI SEORANG JURNALIS? KENAPA TIDAK?

Jurnalistik, mungkin kata-kata ini hanya terbayang ketika kita melihat sebuah berita yang disiarkan oleh pembawa berita, dengan kesan yang sangat kental dengan profesinya sebagai reporter, tetapi siapa sangka bahwa kita mahasiswa kedokteran juga belajar cara menjadi seorang junalistik tidak akan terbayangkan akan seperti apa nantinya bila seseorang dengan profesi dokter juga sebagai seorang reporter. Pengalaman seperti itulah yang di alami para pendelegasi dari penjuru seluruh Indonesia salah satunya kita dari delegasi FKIK UMY pada “Pelatihan Jurnalistik Nasional 2013” di Bandung tepatnya di UNJANI. Pelatihan Jurnalistik Nasional singkatannya PJN menambah wawasan kita tentang bagaimana peran dari mahasiswa kedokteran Indonesia pada bidang jurnalistik, salah satu pengalaman yang luar biasa di luar pengalaman sehari-hari yang kita dapatkan sebagai seorang dokter. PJN ini mengajarkan pada kita bagaimana kejurnalistikan berperan dalam mengembangkan soft skill kita nantinya, karena akan melatihan cara kita berkomunikasi, melatih kepekaan kita, dan melatih cara berpikir kita untuk lebih kritis.

Tentu saja pelatihan ini di isi dengan berbagai materi yang begitu padat. Kepadatan itu diimbangi dengan materi yang sangat menarik-menarik dari pada jurnalis yang sudah profesional pada bidang jurnalistik itu sendiri. Salah satunya kita melakukan study tour ke sebuah percetakan koran yang ada di bandung yaitu Pikiran Rakyat (bisa di bilang KRnya Bandung) kita melihat bagaimana sebuah proses pengolahan berita itu tercipta, darinya sebuah berita yang didapatkan oleh para reporter dan berakhir sampai ke tangan  kita untuk kita baca setiap hari. Selain dari para jurnalis yang handal-handal, kami para delegasi juga mengikuti Seminar Nasional “creative writting dan urgensi pers mahasiswa kedokteran Indonesia dari materi creative writting diisi oleh salah satu penulis best seller novel “Negri 5 menara” Ahmad Fuadi. Workshop juga kami lakukan dari semua materi yang kita dapatkan dan menerapkannya di lapangan dengan mencari berbagai berita yang ada di daerah cihampelas bandung.

Dari semua materi yang didapatkan tidak akan terasa lebih menyenangkan lagi dengan adanya  farewell yang begitu meriah yang di Saung Udjo. Semua materi tidak ada artinya bila kita tidak bisa menerapkan segala pengetahuan yang kita dapatkan sebagai dari delegasi PJN, karena melalui jurnalistik kehidupan akan selalu di warnai oleh cerita.




Senin, 28 Oktober 2013

Road To GIMSCO

GIMSCO atau singkatan dari Gadjah Mada Indonesian Medical Science Olympiad adalah sebuah olimpiade anatomi nasional yang diadakan oleh FK UGM dengan tema “Ars Longus Vita Brevis” yang akan diadakan pada 5 s/d 8 Desember 2013 mendatang. Pada hari ini Divisi Penpro (Pedidikan dan Profesi) HMPD SEMAKU bekerjasama dengan team laboratorium Anatomi mengadakan seleksi Road To GIMSCO untuk menetapkan siapa yang nantinya akan mewakili Pendidikan Dokter FKIK UMY sebagai delegasi GIMSCO.

Seleksi ini berguna untuk memfasilitasi mahasiswa PSPD angkatan 2012, 2011, dan 2010. Banyaknya minat yang tinggi dari mahasiswa PSPD UMY untuk mengikuti GIMSCO, maka kami selaku panitia penyelenggara seleksi GIMSCO menetapkan hanya 4 peserta yang kemudian digabung menjadi 2 team dengan perolehan nilai tertinggi berdasar seleksi dari 20 soal slide berjalan dalam waktu 15 detik serta 10 soal identifikasi preparat yang akan diberangkatkan untuk mewakili Pendidikan Dokter FKIK UMY di olimpiade Nasional ini. Dua team tersebut adalah:
  1. Ardico Irfantian (20110310226) berkolaborasi dengan Riana Marcella (20120310239)
  2. Nurul Attikah Zain (20100310120) berkolaborasi dengan Manarul Ulfah (20110310169)
Selamat bagi 2 team yang telah lolos seleksi Road To GIMSCO, semoga ke depannya 2 team delegasi tersebut dapat lolos dan mendapatkan juara di ajang Nasional ini Gadjah Mada Indonesian Medical Science Olympiad.