Rabu, 11 November 2015

Untuk Kesekian Kalinya Tokoh Muhammadiyah menjadi Pahlawan Nasional


Ki Bagus Hadikusumo baru-baru ini telah diangkat menjadi pahlawan nasional yang sebelumnya “hanya” menjadi pahlawan perintis kemerdekaan Indonesia. Ki Bagus Hadikusumo lahir di Yogyakarta, 24 November 1890. Beliau dilahirkan di kampung Kauman dengan nama R. Hidayat pada 11 Rabi'ul Akhir 1308 H (24 November 1890). Ki Bagus adalah putra ketiga dari lima bersaudara Raden Kaji Lurah Hasyim, seorang abdi dalem putihan (pejabat) agama Islam di Kraton Yogyakarta. Beliau mendapat pendidikan sekolah rakyat (kini SD) dan pendidikan agama di pondok pesantren tradisional Wonokromo Yogyakarta. Kemahirannya dalam sastra Jawa, Melayu, dan Belanda didapat dari seorang yang bernama Ngabehi Sasrasoeganda, dan Ki Bagus juga belajar bahasa Inggris dari seorang tokoh Ahmadiyah yang bernama Mirza Wali Ahmad Baig. Selanjutnya Ki Bagus pernah menjadi Ketua Majelis Tabligh (1922), Ketua Majelis Tarjih, anggota Komisi MPM Hoofdbestuur Muhammadijah (1926), dan Ketua PP Muhammadiyah (1942-1953). Beliau sempat pula aktif mendirikan perkumpulan sandiwara dengan nama Setambul. Pada tahun 1937, Ki Bagus diajak oleh Mas Mansoer untuk menjadi Wakil Ketua PP Muhammadiyah. Pada tahun 1942, ketika KH Mas Mansur dipaksa Jepang untuk menjadi ketua Putera (Pusat Tenaga Rakyat), Ki Bagus menggantikan posisi ketua umum yang ditinggalkannya. Posisi ini dijabat hingga tahun 1953. Ki Bagus aktif membuat karya tulis, antara lain Islam Sebagai Dasar Negara dan Achlaq Pemimpin. Karya-karya beliau yang lain yaitu Risalah Katresnan Djati (1935), Poestaka Hadi (1936), Poestaka Islam (1940), Poestaka Ichsan (1941), dan Poestaka Iman (1954).

    

Jumat, 09 Oktober 2015

World Sight Day 2015


  Di Indonesia Tingkat gangguan penglihatan dan kebutaan cukup tinggi. Sebagian besar penyebab kebutaan global dan juga Indonesia adalah katarak . “Setiap tahun ada dua ratus ribu orang Indonesia yang menderita katarak dan 80 persennya berisiko kebutaan,” jelas Menteri Kesehatan (Menkes) Nila F. Moeloek di Kantor Kemenkes Jakarta, Selasa (6/10).
  
  Banyak dari kita kurang perhatikan dan bahkan menganggap sepele tentang kesehatan mata apalagi kalangan mahasiswa . kebanyakan mahasiswa belajar atau membaca dengan posisi yang kurang tepat yaitu berbaring sehigga mata pun menjadi tidak normal . Biasanya juga penyakit mata karena faktor keturunan. Kebanyakan yang terkena katarak karena disebabkan banyak mengkonsumsi rokok dan alkohol tidak heran bila yang terkena katarak usianya di atas 40 tahun .

Cara pencegahan penyakit mata, :
·        
     Periksa mata secara rutin
Cara mencegah penyakit mata ini sangat diperlukan untuk mencegah penyakit mata. Dengan pemeriksaan berkala, Anda bisa mengetahui apakah Anda sudah membutuhkan kacamata atau perlu mengganti kacamata Anda yang lama. Anda juga harus menjaga kebersihan kacamata atau lensa kontak yang anda gunakan, karena bisa jadi debu atau kuman bersarang disana, sehingga menyebabkan mata Anda justru menjadi sakit
·         
     Mengkonsumsi makanan yang bergizi
Cara mencegah penyakit mata dengan mengkonsumsi buah dan sayuran sangat baik untuk mata. Anda bisa memilih buah dengan kandungan vitamin A, E dan C yang tinggi, seperti wortel. Kandungan beta karoten pada wortel sangat baik untuk mata. Selain itu, Anda juga bisa mengkonsumsi ikan yang mengandung omega 3 yang tinggi. Cobalah untuk mengkonsumsi brokoli, sayuran ini juga sangat baik untuk mata Anda.

·      Tidak membaca dalam keadaan gelap
   Bagi Anda yang suka membaca, gunakan lampu membaca yang membuat mata Anda nyaman, membantu Anda mencegah penyakit mata. Jangan menggunakan lampu baca yang terlalu terang karena juga bisa membuat mata Anda perih. Sebaiknya Anda tidak membaca sambil tidur, karena akan merusak mata perlahan-lahan. Sama halnya dengan membaca, Anda juga perlu menjaga jarak ketika menonton televisi, agar Anda terhindar dari paparan sinar elektromagnetik, yang membuat mata Anda rusak.

·      Menjauhi orang yang sedang menderita mata
Ini adalah salah satu cara preventif untuk mencegah penyakit mata. Misalnya salah satu keluarga Anda ada yang memiliki sakit mata, maka sebaiknya anda tidak terlalu sering bertatap muka terutama memandang matanya karena sakit mata bisa menular. Dan lakukan hal yang sama jika Anda memiliki kondisi mata sakit, yaitu jangan dekati orang yang tidak menderita sakit mata.

·      Hindari mengucek mata dengan tangan
Tidak mengucek mata atau menyentuh mata tanpa mencuci tangan terlebih dahulu menggunakan cairan pembersih untuk mencegah goresan mata dan infeksi dari kuman yang mungkin menempel di tangan, karena tangan tidak mestidalam kondisi bersih dan steril.

·      Menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat
Lingkungan yang bersih dan sehat berperan penting dalam menjaga kesehatan mata. Dengan adanya lingkungan yang bersih dan sehat maka mata akan rileks, dampak dari lingkungan yang tidak sehat akan berpengaruh pada penglihatan mata.

·      Gunakan pelindung mata
Usahakan untuk menggunakan pelindung mata seperti kacamata jika sedang mengendarai sepeda motor agar tidak terkena debu atau angin yang dapat menyebabkan iritasi atau ketika berada di tempat-tempat yang berisiko tertular sakit mata untuk mencegah penyakit mata.

  Dari sinilah kita bisa menjaga kesehatan mata cara pencegahan apa saja dampak-dampak yang mejadi penyakit mata, semoga menjadi bermaanfaat dan teman-teman tidak untuk menyepelekan masalah mata karena di Indonesia adalah paling tertinggi penyakit mata terutama katarak.

  Mata adalah salah satu alat indera terpenting bagi manusia, Jika tidak berfungsi maka kita akan kesulitan untuk melakukan aktivitas , mungkin kita tidak akan pernah melihat keindahan langitnya biru hijaunya alamku dan kita tidak bisa bersyukur atas nikmat yang tuhan telah berikan . Mari kita menurunkan resiko penyakit mata Indonesia tepatnya hari ini tanggal 6 oktober 2015 ini memperingati hari Penglihatan Sedunia (World Sight Day). Negeriku sehat!
    

Kamis, 01 Oktober 2015

MAKRAB OPREC HMPD SEMAKU 2015


 Rangkaian Puncak dari Open Recruitment HMPD SEMAKU 2015/16 sudah di depan mata! Persiapkan diri kalian! Aku dengar PSPD memanggilku, memanggilmu, memanggil kalian! Are you I want you to be the Next Semaku Warriors!

 Adapun pembagian kelompok Makrab Oprec HMPD SEMAKU 2015 sebagai berikut:

KELOMPOK 1
Tri Puji H
M. Abdan S.
Dwi Rizki K. T.
Citra Dwi P.
Syifa Arindasari
M. Fauzi I.
Dwinda Ariani
R.N. Rahma Dinanti
Bagus Duto

KELOMPOK 2
Nadia Diva
Fisna Sinantia
M. Alfa Rayyan
Dienda Sesioria
Rindha Ilyasa S.
Zainab Azzahra
Alviani R. P.
Prasasta Asrawijaya
Virgiawan Andre

KELOMPOK 3
Latifa Hamid
Rika Estri R.
Agnesia Yonar V.
M. Akhyar
Medina Fitriananda
Vylomonicca A.
Misbakhul Furqon
M. Dhika Dayu
Nidya Sevina

KELOMPOK 4
Nurul Afiati
Dwi Wijayanti
Irfan Fuzani
Annisa Ade N.
Emir Gemilang J.
Safira Novia
Renita F. S.
Farah Gina M.
M. Habib

KELOMPOK 5
M. Rifki Hulalata
Khafidatul Febriani
Zulaeha Misyrana
Aminah Istiqomah
Anky Angga
Khalid S. Wicaksana
Alvin Hidayatullah
Zulfa Nadia
Rizky Wahyu S.

KELOMPOK 6
Witri Andi
M. Diastika B.
M. Asyraf
Zulfan Aryo
Siti Munfarikha
Yunita Dwie
Nu'man N.
Yazid Azhari
M. Burhanuddin

-Your Life is not Only Yours-
    

Sabtu, 26 September 2015

SEKOLAH PENGMAS 2015


Sekolah Pengabdian Masyarakat (Sekolah Pengmas) dulu bernama Bakti Sosial Wilayah (Baksoswil) merupakan kegiatan rutin tahunan ISMKI dan program kerja dari Bidang Pengabdian Masyarakat Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia Wilayah III. Tahun ini Sekolah Pengmas diadakan di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Ini merupakan tahun pertama kegiatan ini diadakan semenjak berubah nama menjadi Sekolah Pengmas. Kegiatan ini dilakukan selama 5 hari mulai tanggal 21 – 25 Oktober 2015 dengan rincian kegiatan sebagai berikut :
1. Welcoming Party
Acara penyambutan ditujukan kepada para delegasi yang akan dilaksanakan pada hari pertama pelaksanaan Sekolah Pengmas 2015.
2. Sekolah Pengmas
Merupakan pembekalan materi kepada delegasi tentang pengembangan masyarakat yakni meliputi materi:
ü Materi Non-Communicable Disease (NCD)
ü Materi Kesehatan Ibu Anak (KIA)
ü Materi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)
3. Gerakan Fakultas Kedokteran Mengajar (GFKM)
Merupakan kunjungan ke suatu Sekolah Menengah Atas (SMA) di daerah Yogyakarta dimaana delegasi Sekolah Pengmas berbagi ilmu kepada siswa-siswi di SMA tersebut mengenai pengembangan masyarakat.
4. Community Health Analysis (CHA)
CHA atau Analisis Kesehatan Masyarakat merupakan langkah awal dalam membentuk suatu desa binaan dalam bidang pengembangan masyarakat. Kegiatan ini berupa kunjungan ke sebuah desa dimana delegasi akan mengadakan bakti sosial, pemeriksaan kesehatan, serta bersama-sama dalam “Pengmas Time” dibekali materi dan berdiskusi mengenai pengembangan masyarakat.
5. Farewell Party
Acara pelepasan delegasi sebagai penutupan acara Sekolah Pengmas 2015 yang akan dilaksanakan di desa.
6. City Tour
Merupakan rangkaian hiburan bagi delegasi Sekolah Pengmas 2015 sekaligus untuk memperkenalkan kota Yogyakarta kepada delegasi.
    

Rabu, 02 September 2015